Mengenal Gummy Smile dan Perawatannya

Ditulis oleh : drg. Rifqi A. Kelvianto

Salah satu hal yang mengganggu tampilan senyum yang umum dialami adalah gummy smile atau senyum yang terlalu memperlihatkan gusi. Dan seringkali membuat seseorang merasa kurang nyaman dan kurang percaya diri dalam berinteraksi di kehidupan sehari-hari.  Ekspresi seseorang menjadi peran penting saat berkomunikasi untuk menunjang menyampaikan maksud dan tujuan pembicaraan, salah satu ekspresi wajah yang sering digunakan untuk berinteraksi adalah tersenyum. Senyum merupakan cara seseorang untuk menyampaikan maksud tanpa perlu mengucapkan kata-kata, tetapi memiliki banyak arti seperti rasa gembira, sukacita, ungkapan seseorang untuk menghargai orang lain, dan masih banyak lagi.

Dalam dunia kedokteran gigi senyum dikatakan baik dan menarik jika terdapat keseimbangan antara bentuk wajah, gigi, dan juga gusi. Saat seseorang tersenyum biasanya gusi pada bagian atas akan terlihat sekitar 2-3 mm dari puncak tertinggi gigi sampai ke bagian bibir atas, sehingga akan membuat senyum tampak indah. Namun pada sebagian orang, senyum akan terlihat berbeda karena gusi terlalu banyak terlihat saat tersenyum dan mengakibatkan gigi seolah terlihat lebih kecil, kondisi inilah yang disebut dengan “gummy smile”. Secara singkat gummy smile adalah kondisi gusi yang banyak terlihat saat tersenyum.

 

Klinik Perawatan Gigi Dentistime

Foto Kiri : Gummy smile pada pasien, dimana gusi terlihat lebih besar dan gigi terlihat lebih kecil. Foto Kanan : senyum ideal, dimana gusi yang tampak tidak lebih dari 3 mm

 

Gummy smile sendiri cukup mudah untuk di diagnosa karena penampakan klinis di rongga mulut yang jelas, namun menentukan penyebab dari keadaan ini sendiri lebih rumit, sehingga diperlukan pemeriksaan yang lengkap, tidak hanya pemeriksaan wajah dan rongga mulut tapi diperlukan pemeriksaan sefalometri (rontgen).

Penyebab gummy smile antara lain:

  1. Genetik atau faktor keturunan dari orang tua.
  2. Kondisi patologis/infeksi dimana gusi membesar akibat peradangan gusi.
  3. Pertumbuhan gigi yang tidak normal sehingga gusi terlihat lebih besar dari gigi.
  4. Pergerakan otot bibir atas yang hiperaktif, mengakibatkan bibir atas menjadi lebih naik dari seharusnya dan permukaan gusi banyak yang terlihat.
  5. Kelainan tulang (skeletal), dimana kondisi tulang rahang atas lebih maju dari seharusnya menyebabkan gigi dan gusi maju sehingga banyak permukaan gusi yang terlihat saat tersenyum, maka dari itu pemeriksaan menyeluruh untuk menentukan penyebab kasus ini sangat penting.
Klinik Perawatan Gigi Dentistime

Pemotongan gusi dengan alat electrocauter

Solusinya

Gummy smile dapat dirawat sesuai dengan penyebabnya, jika penyebab gusi terlalu banyak terlihat akibat kelainan genetik atau kondisi patologis peradangan tanpa adanya kelainan pertumbuhan tulang dan otot bibir, biasanya perawatan akan jauh lebih sederhana dengan melakukan pemotongan gusi yang berlebih agar proporsi gigi dan gusi menjadi seimbang (prosedur gingivektomi).

Pada awalnya gingivektomi dikerjakan untuk merawat kondisi gusi yang mengalami pembengkakan akibat peradangan saja, namun seiring berjalan waktu, kebutuhan akan perawatan gigi sudah bergeser dari pengobatan kearah kebutuhan estetik, sehingga tindakan gingivektomi juga dikerjakan untuk kasus gummy smile.

Tindakan gingivektomi untuk kasus gummy smile biasa disebut crown lengthening. Gingivektomi dapat memperbaiki kontur dan bentuk gingiva yang tidak normal, sehingga didapatkan bentuk estetis dan fisiologis. Prosedur ini dikerjakan dibawah anastesi lokal, gingivektomi dilakukan dengan menggunakan berbagai metode dimana salah satunya adalah electrocauter untuk memotong gusi berlebih dengan terlebih dahulu dilakukan pemeriksaan oleh dokter gigi.

Electrocauter adalah alat pemotong gusi yang merubah energy listrik menjadi panas. Keuntungan dari penggunaan electrocauter adalah dokter gigi bisa mengontrol pemotongan gusi yang diinginkan sehingga hasil lebih baik, serta perdarahan yang ditimbulkan pasca pemotongan gusi lebih terkontrol.

Berapa Biaya Perawatannya?

Selain mengetahui penyebab dan solusi lalu berapa biaya perawatannya?  mulai dari harga Rp. 100.000 sampai Rp. 150.000 per gigi.

Jika anda memiliki permasalahan gummy smile silahkan lakukan konsultasi terlebih dahulu dengan dokter gigi di klinik perawatan gigi dentistime, setelah memastikan diagnosa yang tepat serta menentukan penyebab dari gummy smile maka akan dilakukan prosedur tindakan yang sesuai dengan indikasinya.

Sumber Artikel : Mahardewi Basel, Chaisamut Teeranut, Wongsirichat Natthamet. 2019. Gummy Smile: A Review of Etiology, Manifestations, and Treatment. Thailand : Sirijaj Medical Journal.

Other posts you may interested in…

0 Comments

Submit a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *